Bulan Sabit Merah Indonesia

Untuk Kemanusiaan dan Perdamaian

Before Time (Catatan Cinta BSMI#3)

“untuk tahu nilai satu menit, tanyakan pada orang yang ketinggalan kereta..”
(Sean Covey)

Masih ingat dengan kisah Raja dan Sesendok Madu?

Pesan apakah yang dapat kita simpulkan dari kisah itu? Saya menyimpulkan, alangkah berbahayanya meremehkan hal kecil secara berjama’ah (terdengar serem ga sih?).

Dalam kisah itu, ternyata setiap orang berpikiran sama.

Bahwa jika hanya dirinya seorang saja yang menambahkan sesendok air ketika semua orang mengumpulkan sesendok madu, maka tidak akan ada yang tahu, dan tidak akan ada bedanya. Sehingga yang terjadi bukanlah segentong madu yang terkumpul, melainkan segentong air.

Hal inilah pula yang terjadi dalam budaya organisasi kita, bahkan budaya di negeri ini, terutama dalam hal komitmen waktu. Karena setiap orang berpikiran sama, ‘biarlah tidak mengapa jika ada satu orang saja yang terlambat’, maka dengan santai ia memaklumi keterlambatannya. Lalu apa yang terjadi? Pada akhirnya, tidak hanya satu orang saja yang terlambat, tetapi SEMUA orang datang terlambat.

Hingga kemudian, berdampak pada terlambat dimulainya sebuah agenda dan juga dampak-dampak negatif lainnya. Maka saya mengusulkan, budaya yang akan kita bangun di BSMI bukanlah budaya ON TIME, melainkan budaya BEFORE TIME! (nggak tahu deh secara structure bener apa nggak. Hehe). Jadi maksudnya, kita akan mulai membiasakan diri untuk selalu siap menyelesaikan amanah dan hadir dalam setiap agenda sebelum waktunya. Sekali lagi, sebelum waktunya.

BEFORE TIME! Mengapa begitu? Karena tidak ada diantara kita yang bisa memastikan hal-hal tidak terduga. Maka kita harus ‘membeli’ waktu cadangan. Kalaupun masih ada yang lebih lambat dari waktu yang disepakati, maka toleransi 15 menit sudah lebih dari cukup. Siapkah kita?

Last, ada yang perlu kita renungkan. Tak bisa kita menghentikan laju pasir waktu. Butir-butirnya turun berhamburan mengiringi peristiwa demi peristiwa. Maka pada butir terakhirnya yang kelak akan turun, dengan amal apakah kita akan menutup usia kita?

(kabid PSDM BSMI Surakarta)

*diambil dari buletin alvabeta (aktualisasi-motivasi-bsmisurakarta) edisi 3/februari/2012
diterbitkan sebulan sekali oleh bidang PSDM BSMI Surakarta

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: