Bulan Sabit Merah Indonesia

Untuk Kemanusiaan dan Perdamaian

Lagi, BSMI Sekolahkan Warga Palestina dari Gaza

Jakarta – Setelah berhasil menyekolahkan dua dokter asal Gaza Palestina dalam program beasiswa pendidikan dokter spesialis di Indonesia tahun lalu, Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) kembali mendatangkan dua warga Gaza lulusan ‘aliyah (sekolah menengah atas) sebagai penerima beasiswa BSMI untuk melanjutkan pendidikan dokter umum di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jumat (7/10) lalu. Dua warga Gaza penerima beasiswa pendidikan dokter umum tersebut adalah Mohammed Shabat (19) dan Abdelrahman Elnweiri (19). Keduanya akan memulai pendidikannya pada akhir Oktober ini dengan memasuki kelas Bahasa Indonesia selama enam bulan yang dilanjutkan dengan matrikulasi dan selanjutnya perkuliahan umum.

Program beasiswa untuk warga Palestina ini telah lama menjadi concern BSMI dalam upaya misi kemanusiaan yang melintas batas sekat negara dan bangsa di dunia dengan identitas bendera Indonesia dan lambang Bulan Sabit Merah. Tahun 2006 lalu, BSMI menuju Libanon untuk membantu memberikan pertolongan medis dan bantuan ambulans kepada pengungsi Palestina yang berada di negara tersebut paska krisis Israel dengan Libanon di kawasan perbatasan kedua negara. Di tahun 2009, BSMI berhasil menembus perbatasan Gaza saat terjadi gencatan senjata paska perang dua pekan yang menewaskan 2000 penduduk sipil Gaza. Pertengahan 2010, BSMI menggelar operasi bedah untuk korban, trauma healing, dan pelayanan kesehatan serta bantuan alat-alat kesehatan dan ambulans.

Dari pengalaman tersebut, BSMI memfokuskan bantuan kepada rakyat Palestina dengan membangun Sumber Daya Manusia (capacity building) dan bukan membangun yang bersifat fisik. Hal ini dilatarbelakangi oleh tenaga medis profesional yang minim di sejumlah fasilitas kesehatan dan ketiadaan tenaga kesehatan yang dihasilkan dari institusi pendidikan kesehatan/medis di Gaza. Disamping itu, terdapat pembangunan gedung instalasi bedah di kompleks Shifa Hospital yang terbengkalai akibat blokade Israel. “Bentuk dari capacity building yang dilakukan oleh BSMI tersebut adalah program beasiswa kepada rakyat Palestina yang berada di Gaza,” kata Ketua Umum BSMI, Muhammad Djazuli Ambari SKM M.Si.

Lebih lanjut Djazuli menjelaskan, beasiswa ini dikhususkan untuk membantu mencetak tenaga medis dengan memfasilitasi studi di berbagai perguruan tinggi kedokteran di Indonesia. Penjemputan para kandidat penerima beasiswa pendidikan dokter spesialis tahun lalu sempat dilakukan bersamaan kepulangan tim kemanusiaan di awal Agustus 2010 dengan membawa dua dokter yang saat ini telah menjalani pendidikan dokter spesialis di UI (neurologi) dan UGM (Anestesi).

“Program beasiswa ini merupakan bantuan dari para donatur dan dukungan masyarakat Indonesia kepada BSMI, oleh karena itu kami sangat berterimakasih atas bantuan dan dukungannya. BSMI juga masih memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk berpartisipasi mendukung program beasiswa ini,” ujar Djazuli. [bsmi]

Single Post Navigation

5 thoughts on “Lagi, BSMI Sekolahkan Warga Palestina dari Gaza

  1. kok brother Abdulrahman (ketiga dari kiri) tampak hitam legam di foto :p

  2. setelah sekolah dokter…jangan lupa latihan militer, intelegen, teknologi nuklir, dan perakitan senjata tingkat profesional. baru pulang ke Palestina. kali aja ada gunanya…you know lahh…

  3. alhusna99 said: setelah sekolah dokter…jangan lupa latihan militer, intelegen, teknologi nuklir, dan perakitan senjata tingkat profesional. baru pulang ke Palestina. kali aja ada gunanya…you know lahh…

    hahaha… ya, setuju!

  4. nanti malah ditangkap Densus, kan ini misi kemanusiaan. :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: